Kamis, 18 April 2013

LAPORAN ASAM BASA

Nama               : Johan Adi Nugroho
Kelas               : XI-IA3
No. Absen       : 13

LAPORAN PENGAMATAN

I. Tujuan

1.      Membedakan larutan asam dan basa dengan kertas lakmus merah dan biru.
2.      Mengetahui harga pH larutan cuka, air sabun, jeruk dan kapur untuk menentukan sifat keasaman dan kebasahan.

II. Dasar Teori

1.      Larutan bersifat asam pHnya <7
Larutan bersifat basa pHnya >7
Larutan bersifat netral =7

2.      Lakmus

Kertas Lakmus
Warna Dalam Larutan
Trayek pH
Asam
Basa
Lakmus Biru
Merah
Biru
0-7
Lakmus Merah
Merah
Biru
7-14

3.      Indicator Universal
pH
Warna Indikator Universal
1
Merah
2
Merah lebih muda
3
Merah muda
4
Merah jingga
5
Jingga
6
Kuning
7
Hijau
8
Merah
9
Merah lebih muda
10
Merah muda
11
Merah jingga
12
Jingga
13
Kuning
14
Hijau

III. Alat dan Bahan
Ø Alat :
1. Alat tetes
2. Pipet
3. Gelas kimia

Ø  Bahan :
1. Kertas lakmus merah dan biru
2. kertas indicator universal
3. larutan kunyit, sabun, promag, kapur, garam dapur, gula, air suling dan air jeruk

IV. Langkah Kerja
1.      Siapkan potongan kecil kertas lakmus merah pada plat tetes.
2.      Tetapkan 2 tetes larutan kunyit pada lakmus merah dan biru.
3.      Amati perubahan yang terjadi.
4.      Ulangi langkah 2 dan 3.
5.      Teteskan larutan cuka pada kertas indicator universal. Bandingkan warna yang muncul dengan wrna-warna pada skala pH indicator universal.
6.      Tentukan pH larutan cuka. Larutan percobaan seperti langkah 5 dengan menggunakan larutan air suling, sabun, air jeruk, kunyit, promag, garam dapur dan gula.

V. Data

Lakmus
No.
Larutan
Lakmus Merah
Lakmus Biru
Merah
Biru
Merah
Biru
1
Kunyit




2
Sabun




3
Gula




4
Garam




5
Kapur




6
Cuka




7
Obat Maag




8
Air Suling





Universal Roll
No.
Larutan
Warna pH
pH
1
Air Jeruk
Merah jingga
4
2
Air Kapur
Hijau
7
3
Cuka
Merah lebih muda
2
4
Air Sabun
Merah
8

VI. Pengolahan Data


Lakmus
No.
Lakmus
Lakmus Merah
Lakmus Biru
Sifat
Merah
Biru
Merah
Biru
Asam
Basa
Netral
1
Kunyit







2
Sabun







3
Gula







4
Garam







5
Kapur







6
Cuka







7
Obat Maag







8
Air Suling








Universal Roll
No.
Larutan
Warna pH
pH
Sifat
1
Air Jeruk
Merah jingga
4
Asam
2
Air Kapur
Hijau
7
Netral
3
Cuka
Merah lebih muda
2
Asam
4
Air Sabun
Merah
8
Basa

VII. Kesimpulan
Menganalisis data dan pengolahan data di atas dapat disimpulkan bahwa :
Ya
1.      Larutan kunyit, cuka, dan air jeruk bersifat asam. Sedangkan larutan sabun dan obat maag bersifat basa. Dan yang bersifat netral yaitu larutan gula, garam dapur, kapur dan air suling.
2.      Larutan Cuka  : pHnya 2, bersifat asam.
Air Sabun        : pHnya <11, bersifat basa.
Air Jeruk         : pHnya 4, bersifat asam.
Air Kapur        : phnya 7, bersifat etral.


TITRASI ASAM BASA

I.Tujuan
Menentukan konsentrasi larutan HCl dengan larutan NaOH.

II. Dasar Teori
            Dalam titrasi ada istilah titik equivalen dan titik akhir titrasi. Titik equivalen merupakan titik dimana asam dan basa tepat habis bereaksi dengan disertai perubahan warna indikatornya. Titik akhir titrasi adalah saat terjadinya perubahan indicator.

III. Alat dan Bahan
Ø Alat
·        Solatif
·        Klem
·        Buret
·        Erlenmeyer
·        Pipet tetes
·        Corong
·        Gelas ukur

Ø Bahan
·        Larutan HCl
·        Larutan NaOH
·        Indicator PP

IV. Cara Kerja
1.      Masukkan 25 ml larutan HCl dan 3 tetes indicator PP dalam erlenemeyer.
2.      Isi buret dengan larutan NaOH 0,1 M hingga garis 0.
3.      Tetesi larutan HCl dengan NaOH.
4.      Penetesan dihentikan saat terjadi perubahan warna yang tetap merah muda.
5.      Ulangi percobaan hingga diperoleh dengan yang sama

V. Data
No.
Volume HCl (ml)
Volume NaOH yang digunakan (ml)
1
5ml
4,5ml
2
5ml
6ml
3
5ml
4,7ml

VI. Pengolahan Data
Volume rata-rata NaOH =4,5+6+4,7 = 15,2 = 5,067
                                                  3              3

NaOH+HCl        NaCl+H2O

      1        1             1        1

        Asam               Basa

V1.M1                  = V2.M2
5.M1                           = 5,067.0,1
     M1                        = 10,13.10-2

VII. Kesimpulan

            Menganalisa dari percobaan data diatas dapat disimpulkan bahwa molaritas larutan HCl adalah 10,13x10-2

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar